Seklumit tentang Serat Kalatid oleh Ronggo Warsito
Amenangi jaman edan
Ewuh aya ing pambudi
Milu edan nora tahan
Yen tan milu anglakoni
Boya kaduman melik
Kaliren wekasanipun
Ndilalah karsa Allah
Begja-begjane kang lali
Luwih begja kang eling lawan waspada
Hidup didalam jaman edan, memang repot.
Akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak mengikuti geraknya jaman
tidak mendapat apapun juga. Akhirnya dapat menderita kelaparan.
Namun sudah menjadi kehendak Tuhan. Bagaimanapun juga walaupun orang yang lupa itu bahagia namun masih lebih bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada.
Sageda sabar santosa
Mati sajroning ngaurip
Kalis ing reh aruraha
Murka angkara sumingkir
Tarlen meleng malat sih
Sanityaseng tyas mematuh
Badharing sapudhendha
Antuk mayar sawetawis
BoRONG angGA saWARga meSI marTAya
Mudah-mudahan kami dapat sabar dan sentosa,
seolah-olah dapat mati didalam hidup.
Lepas dari kerepotan serta jauh dari keangakara murkaan.
Biarkanlah kami hanya memohon karunia pada MU agar mendapat ampunan sekedarnya.
Kemudian kami serahkan jiwa dan raga dan kami.
kebahagian diletakkan pada harta,tahta,anak dan wanita tidak abadi
kebahagiaan diletakkan kepada jati diri, kesadaran, berserah diri pada tuhan akan abadi
kebahagiaan hakiki bukan bersumber dari manapun
kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan yang berasal dari diri kita sendiri
selama sumber kebahagiaan dapat kita peroleh dari luar , selama nya pula kita akan hidup sebagai budak pada, tidak akan pernah menjadi Raja atas diri kita sendiri, oh kasiaaaaannn……
Jadilah Raja yang paling Berbahagia